Response of Growth and Production of Upland Rice Plants (Oryza sativa L.) to Application of Vedagro Fertilizer and Green Manure
DOI:
https://doi.org/10.59651/cceria.v17i2.78Keywords:
Padi Gogo, Pupuk Vedagro, Pupuk HijauAbstract
The aim of the study was to determine the response of growth and production of upland rice (Oryza sativa L.) to the application of vedagro fertilizer and green manure. Under the guidance of Mrs. Ir. Ernita, MP. This research was carried out in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Riau Islamic University, for four months from February to May 2021. The aim of the study was to determine the response of various doses of vedagro fertilizer and green manure to the growth of upland rice plants. The experimental design used in this study was a completely randomized factorial design consisting of two factors. The first factor was the dose of Vedagro (V) fertilizer which consisted of 4 levels: 0, 30, 60, 90 grams per plot and the second factor was the dose of green fertilizer (H) which consisted of 4 levels: 0, 1, 2, 3 kg per plot. . Parameters observed were plant height, number of productive tillers, flowering age, harvesting age, weight of full grain, weight of empty grain, weight of wet grain in a clump, weight of dry grain in a clump and weight of 100 dry grains. The data were analyzed statistically and continued with the honest significant difference test (BNJ) at the 5% level. The results showed that the application of vedagro and green manure gave a real response to all observed parameters. The best treatment was at the dose of vedagro fertilizer 90 g/plot and green manure 3 kg/plot (V3H3). The main factor of vedagro fertilizer gave a real response to all observation parameters. The best treatment was found at the vedagro fertilizer dose of 90 g/plot (V3). The main factor of green manure gives a real response to all parameter observations. The best treatment was at a green manure dose of 3 kg/plot (H3).
References
Aseptyo, F. R., & Asngad, A. (2013). Pemanfaatan Ampas Tebu dan Ampas Teh Sebagai Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Merah Keriting (Capsicum annum L.) Ditinjau dari Intensitas Penyiraman Air Teh. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Asmoro, Y., & Suranto, S. (2008). Pemanfaatan limbah cair tahu untuk peningkatan hasil tanaman petsai (Brassica chinensis). Jurnal Biologi, 5(2), 2.
Astutik, D., Suryaningndari, D., & Raranda, U. (2019). Hubungan pupuk kalium dan kebutuhan air terhadap sifat fisiologis, sistem perakaran dan biomassa tanaman jagung (Zea mays). Jurnal Citra Widya Edukasi, 11(1), 67–76.
Hanafiah, K. A. (2012). Rancangan percobaan teori dan aplikasi edisi ketiga. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 260.
Lakitan, B. (1993). Dasar-Dasar Fisiologi. Raja Grafindo Persada, Jakarta. Hal, 43–52.
Lingga, P. (2001). Petunjuk penggunaan pupuk. Niaga Swadaya.
Makarim, A. K., Suhartatik, E., & Kartohardjono, A. (2007). Silikon: hara penting pada sistem produksi padi.
Mansyur, N. I., Pudjiwati, E. H., & Murtilaksono, A. (2021). Pupuk dan pemupukan. Syiah Kuala University Press.
Marian, E., & Tuhuteru, S. (n.d.). PEMANFAATAN LIMBAH CAIR TAHU SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR.
Nazirah, L., & Marpaung, I. S. (2021). Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Jagung (Zea Mays L) Akibat Pemberian Pupuk Organik Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes). J Agrotek Indones (Indonesian J Agrotech), 6(2), 15–21.
Pramushinta, I. A. K., & Yulian, R. (2020). Pemberian POC (Pupuk Organik Cair) Air Limbah Tempe dan Limbah Buah Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.). Journal Pharmasci, 5(1), 29–32.
Pranata, A. S. (2010). Meningkatkan hasil panen dengan pupuk organik. AgroMedia.
Purwanto, J. (2012). Pengaruh media tanam arang sekam dan batang pakis terhadap pertumbuhan cabai merah keriting (capsicum annum l.) ditinjau dari intensitas penyiraman air kelapa. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Rosalina, R. (2008). Pengaruh konsentrasi dan frekuensi penyiraman air limbah tempe sebagai pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Licopersicum esculentum Mill.). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Setyastiawan, I., Wahyono, T., & Lubis, Y. (2010). Peranan komoditas jagung (zea mays l.) Terhadap peningkatan pendapatan wilayah kabupaten karo. Jurnal Agrica, 3(2), 96–103.
Setyawati, T. R., Linda, R., & Erpina, I. (2013). Pertumbuhan cabai hibrida (Capsicum annuum L.) pada kombinasi tanah pmk dengan kompos limbah TKKS. Jurnal Protobiont, 2(2), 19–25.
Ulimaz, A., Vertygo, S., Mulyani, Y. W. T., Suriani, H., Hariyanto, B., Muliana, G. H., & Azmi, Y. (2022). Anatomi Tumbuhan. Global Eksekutif TeknologiAisyah, N. U., Yamika, W. S. D dan Sumarni, T. 2018. Respon Tanaman Padi (Oryza sativa L.) pada Pupuk Hijau Crotolaria juncea L. dan Pupuk Anorganik. Jurnal Produksi Tanaman. 6(5), 892-898
Alridiwirsah, H., M. H. Erwin. dan Y. Muchtar. 2015. Uji Toleransi Beberapa Varietas Padi (Oryza sativa L.) terhadap Naungan. Jurnal Pertanian Tropika. 2(2), 93 – 101.
Arinta K., dan L. Lubis. 2018. Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Kultivar Padi Lokal Kalimantan. Jurnal Buletin Agrohorti. 6 (2), 270–280.
Azhar, C. 2010. Kajian morfologi dan produksi tanaman padi (Oryza sativa L.) Varietas cibogo hasil radiasi sinar gamma Pada generasi M3. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara, Medan.
Badan Pusat Statistik. 2018. Hasil Produksi Tanaman Padi Gogo di Riau. http://bps.go.id. Diakses Pada 16 Agustus 2020.
Basuki dan Nuri, F. 2010. Pengaruh Pupuk NPK dan Pupuk Kompos terhadap Pertumbuhan Semai Gmelina (Gmelina arborea Roxb.) pada Media Tanah Bekas Tambang Emas (Tailing).
Djajadi, H.B dan Hidayah, N. 2010. Pengaruh Media Tanam dan Frekuensi Pemberian Air Terhadap Sifat Fisika, Kimia dan Biologi Tanah serta Pertumbuhan Jarak Pagar. Jurnal Littri. Vol 16 (2) : 64-69.
Hariyanto, G., dan A. Nugroho. 2018. Upaya Substitusi Penggunaan Pupuk Anorganik dengan Aplikasi Pupuk Hijau Orok-Orok (Crotalaria juncea) dan Paitan (Tithonia diversifolia) pada Jagung Manis. Jurnal Plantropica. 3(2), 110-115
Hardjowigeno, S. 2010. Ilmu Tanah. Jakarta : Akademika Pressindo. 288 hal. Hastanti, R. D., E. Widaryanto., dan T. Sumarni. 2018. Pengaruh Pupuk Hijau
Orok – Orok (Crotalaria juncea) dan EM4 pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi gogo (Oryza sativa) Varietas Ciherang. Jurnal Produksi Tanaman. 5(11), 1800-1806.
Julianto, J.E., B. Guritno dan A. Nugroho. 2012. Peran Pupuk Hijau Orok-Orok- (Crotalaria juncea) dengan cara Aplikasi yang Berbeda dan Waktu Penyiangan pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays). Jurnal Produksi Tanaman. 2(2), 30-41
Kusnawati, E., L. Sarido., dan Marhani. 2014. Uji Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) dengan Pemberian Pupuk Organik Vedagro dan Pupuk Prima Organik. Jurnal Pertanian Terpadu. 2(1), 71-82.
Kustiawan, N. S., S. Zahrah., dan Maizar. 2014. Pemberian Pupuk TSP dan Abu Janjang Kelapa Sawit pada Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.). Jurnal RAT UIR. 3 (1), 395-405.
Lakitan, B. 2011. Dasar-dasar Fisiologi tumbuhan. Raja Grafindo Persada. Jakarta
Lestari, D. W., J. Moenandir., dan T. Sumarni. 2011. Pengaruh Aplikasi Pupuk Hijau Orok-Orok (Crotalaria juncea L.) dan Jumlah Bibit /Lubang Tanam pada Tanaman Padi gogo (Oryza sativa L.) Var. Cibogo. Skripsi Fakultas Pertanian, Budidaya Pertanian. UB.
Lingga, P dan Marsono. 2013. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya.Jakarta.
Marsono. 2011. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta Mawardiana, Sufardi, dan H. Edi. 2013. Pengaruh Residu Biochar dan
Pemupukan NPK terhadap Dinamika Nitrogen, Sifat Kimia Tanah dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Musim Tanam Ketiga. Program Studi 8 Magister Konservasi Sumberdaya Lahan, Pascasarjana Unsyiah. Banda Aceh.
Mubaroq, I. A. 2013. Kajian Bionutrien Caf dengan Penambahan Ion Logam Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman Padi. Skripsi. Universitas Pendidikan Indonesia.
Munawar, A. 2011. Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman (TNT). IPB Press.
Bogor
Norsalis, E. 2011. Padi Gogo dan Padi Sawah. (Online: Http://Skp.unair.ac.id.Diakses pada Tanggal 16 Agustus 2020).
Pakpahan, T. E. 2018. Pemanfaatan Orok-Orok (Crotolaria juncea) Mendukung Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Of Animal Science And Agronomy Panca Budi. 3(2), 1-3
Pratama. F. 2017. Pengaruh Pemberian Pupuk Hijau Orok-Orok (Crotalaria juncea L.) dan Pupuk Guano terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Semangka Kuning (Citrullus latanus). Skrisi Fakultas Pertanian, Univrsitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Medan
PT.PAFI. 2013 Pupuk Vedagro. (Online: http://www.scribd.com/do c/68606352/cara-pakai-dan-keunggulan-vedagro-PaKeJa. Diakses pada Tanggal 16 Agustus 2020).
Roidah, I. S. 2013. Manfaat Penggunaan Pupuk Organik untuk Kesuburan Tanah.Jurnal Universitas Tulung agung Bonorowo. 1(1):1-9.
Simamora, G.S., P. Dharma., dan G. M. Adnyana. 2018. Aplikasi Pemberian Tinggi Genangan dan Dosis Pupuk Organik terhadap Hasil Padi Varietas Ciherang. Jurnal AGROTROP. 8 (2), 147 – 155.
Sitorus, H. L. 2014. Respon Beberapa Kultivar Padi Gogo pada Ultisol terhadap Pemberian Alumunium dengan Konsentrasi Berbeda. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. Bengkulu.
Sumarni, T. 2014. Upaya Optimalisasi Kesuburan Tanah Melalui Pupuk Hijau Orok-orok (Crotalaria juncea) pada Pertanaman Jagung (Zea mays). Skripsi Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal. Palembang.
Suparta, I Nyoman Yogi. 2012. Aplikasi Jenis Pupuk Organik pada Tanaman Padi Sistem Pertanian Organik. Jurnal Agroteknologi Tropika. 1(2), 2301-6515.
Suryanugraha, W. G., Supriyant., dan Kristamtini. 2017. Keragaan Sepuluh Kultivar Padi Lokal (Oryza sativa L.) Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Vegetalika. 6(4), 55-70.
Umrie, I. 2012. Penanaman Padi Gogo. (Online: http://digilib.unmuhjember.ac-.id/files/disk1/3/umj-1x-iriskandar-112-1-2.iskan-r.pdf. diakses pada Tanggal 8 November 2021).
Utama, M.Z. Harja. 2015. Budidaya Padi Pada Lahan Marjinal Kiat Meningkatkan Produksi Padi. Andi offset. Yogyakarta.
Utomo, M., T. Sabrina., Sudarsono., J. Lumbanraja., B. Rusman dan Wawan.
Ilmu Tanah, Dasar-dasar dan Pengelolaan. Kencana. Jakarta
Wang, K. H., B. S. Sipes., dan D. P. Schimitt. 2012. Crotalaria As a Cover Crop Nematode Managent A Riview. Journal Nematropica. 32(1):35-37.
Wijaya, A. M. 2013. Batas kritis Unsur hara. (Online: http://petanijeruk.blgspot.com/2013/05/batas-kritis-unsur-hara-n.html.Diakses pada tanggal 4 november 2021).
Wiraatmaja, Wayan. 2017. Defisiensi dan Toksisitas Hara Mineral serta Responnya terhadap Hasil. Skripsi Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UNUD.
Yuliana, A.I., Sumarni, T dan Fajriani, S. 2013. Upaya Peningkatan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.) dengan Pemupukan Bokashi dan Crotalaria juncea L. Jurnal Produksi Tanaman. 1(1) :36-46
Yuliani, 2015. Pengaruh Lama Perendaman dan Konsentrasi Asam Giberelat (Ga3) terhadap Pertumbuhan Kecambah Padi Gogo (Oryza sativa L.) Varietas Situ Bagendit. Skripsi. Universitas Lampung.
Yulnafatmawita, Gusnidar, dan A. Saidi, 2010. Upaya Perbaikan Stabilitas Agregat Tanah Melalui Peningkatan Karbon Organik pada Lahan Marginal di Daerah Tropis Super Basah Sumatra Barat. Laporan Penelitian Hibah Bersaing Tahun I, DP3M Dikti.








