Analysis of the competitiveness of shallot farming between the rainy season and the dry season in Bima Regency
Keywords:
Competitiveness, Rainy Season, Dry Season, ShallotsAbstract
This study aims to (1) determine private and social benefits and transfer effects using PAM Analysis on shallot farming patterns in Bima Regency; (2) determine the competitiveness of shallot farming patterns in Bima Regency. The data analysis method used is the Policy Analysis Matrix (PAM) model. The PAM matrix is a policy analysis matrix that functions to measure the efficiency of input use, comparative and competitive advantages and the level of government intervention or interference in an economic activity. The results of this study indicate that shallot farming in the rainy season in Bima Regency has a positive value at the private profit level of Rp. 185,302,600, a social profit level of Rp. 139,550,488, and net transfer effects where to measure the total impact of all divergences from profit of Rp. 45,752,112. This means that shallot farming in the rainy season in Bima Regency has good efficiency at the price level. While shallot farming in the dry season in Bima Regency has a positive private profit level of Rp. 87,372,650, a positive social profit level of Rp. 121,007,833, and net transfer effects where to measure the total impact of all divergences from profit is negative of Rp. -33,635,183, This shows that there is no additional producer surplus caused by government policies applied to input and output. Shallots in Lambu District, Bima Regency, shallot farming in the rainy season has strong competitiveness because it has a comparative advantage with a DRCR value of 0.03 and a competitive advantage with a PCR value of 0.02. While shallot farming in Bima Regency in the dry season also has strong competitiveness because it has a comparative advantage with a DRCR value of 0.02 and a competitive advantage with a PCR value of 0.05. This shows that shallot farming in the rainy season and dry season in Bima Regency is good to be developed to become a superior commodity.
References
AAK Merah 2004. Pedoman Bertanam Bawang Kanisius Yogyakarta http://digilib.unila ac id/4735/18/DAFTAR%20P USTAKA.
Aldila, H. F., Fariyanti, A., & Tinaprilla, N. (2017). Daya saing bawang merah di wilayah sentra produksi di Indonesia. Jurnal Manajemen & Agribisnis, 14(1), 43-43.
Aprizal. 2013. Analisis Daya Saing Usahatani Kelapa Sawit KabupatenMukomuko. Tesis. Program Studi Pascasarjana Magister Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu.
Aznur, T. Z. (2021). Analisis Daya Saing dan Dampak Kebijakan Pemerintah terhadap Komoditas Kelapa Sawit Rakyat. Jurnal Akuntansi Dan Pajak, 22(1), 69-77.
Balitsa. 2013. Analisis Risiko Usahatani Bawang Merah Di Desa Klikiran Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes. Jumal Agritech Vol. VIII No. 1 Tahun 2006 Purwokerto.
BPS Kabupaten Bima 2018. Produksi Bawang Merah. Diakses pada https://bimakab.bps.go.id/publication/download.html
Diko, d. S. (2021). Analisis daya saing kelapa sawit di kabupaten pelalawan. Jurnal Agribisnis, 23(1), 92-100.
Efprianti, Y. (2018). Pengaruh Kompos Serasah Jagung dan Frekuesi Pemupukan NPK Terhadap Pertumbuhan serta Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Tanah Gambut (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).
Fajarika, D., & Fahadha, R. U. (2020). Analisis Usaha Tani Bawang Merah dalam Aspek Teknis, Finansial dan Sosial Ekonomi di Kecamatan Kota Gajah, Lampung Tengah. TEKNI KI NDUSTRI, 43.
Haryono, D., Soetriono, S., Hartadi, R., & Aji, J. M. M. (2010). Analisis Daya Saing dan Dampak Kebijakan Pemerintah Terhadap Produksi Kakao di Jawa Timur. JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics), 5(2), 72-82.
Hernanto. F. 1991. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta.
Ichwan. 2004. Hubungan Faktor-Faktor Ekonomi Dan Psikologi Dengan Tingkat Penerimaan Usahatani Padi Jurnal Wacana vol 13 No. 4 ISSN. 1422-0199. Institut Pertanian Malang.
Jawari, J., Muani, A., & Radian, R. (2017). Analisis Daya Saing Usahatani Kelapa Sawit Rakyat di Kecamatan Subah Kabupaten Sambas. Jurnal Social Economic of Agriculture, 6(1), 85-100.
Lestari, S. P., Lestari, D. A. H., & Abidin, Z. (2020). Analisis daya saing usahatani jagung di Kabupaten Lampung Selatan. Journal of Food System and Agribusiness, 4(2), 66-75.
Makeham, J. P. dan Malcolm R. L. 1991. Manajemen Usahatani Daerah Tropis. LP3ES. Jakarta.
Murtiningrum, Fery. 2013. "Analisis Daya Saing Usahatani Kopi Robusta (Coffee Canephora) di Kabupaten Rejang Lebong". Tesis. Bengkulu: Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu.
Napitupulu. D., dan L. Winarto. 2010. Budidaya Bawang Merah. Balai Bandung. Penelitian Tanaman Sayuran.https://ebook.unpatti.ac.id/ppr_iteminfo_Ink.php?id=1319.
Noviandika, L. Y., Fauziyah, E., & Ariyani, A. H. M. DAYA SAING PRODUKSI BAWANG MERAH VARIETAS LOKAL RUBARU PASCA KEBIJAKAN SUBSIDI PUPUK 2022. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 21(2), 239-255.
Nurayati, A. 2015. Analisis Daya Saing dan Kebijakan Pemerintah terhadap Usahatani Padi, Jagung dan Kedelai Provinsi Jawa Tengah. Fakultas Ekonomi Jurusan Ekonomi Pembangunan Universitas Negeri Semarang.
Nurdi, M., & Baladina, N. (2017). Analisis Keunggulan Komparatif Usahatani Bawang Merah di Desa Ponjanan Barat, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 1(1), 44-55.
Nurhapsa et al. 2015. Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Bawang Merah di Kacamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang. Jumal Galung Tropika himn. 137-143.
Pearson, S., Gotsch, C., & Bahri, S. (2005). Aplikasi policy analysis matrix pada pertanian Indonesia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 397.
Porter, Michale E. (1990). Competitive Advantage Of Nations. New York: WordPrees.
Purba. 2018. Analisis Risiko Produksi Bawang Merah di Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. E-jurnal Agribisnis dan 7 (3): 392 Agrowisata.
Rahayu, 1999. Bawang Merah. Cetakan X. Jakarta: Penebar Swadaya.
Rahmadona, L., Fariyanti, A., & Burhanuddin, B. (2015). Analisis pendapatan usahatani bawang merah di Kabupaten Majalengka. Agricultural Socio-Economics Journal, 15(2), 72-72.
Rahmaniyah, F., & Rum, M. 2020. Analisis Daya Saing Jagung Hibrida Unggul Madura Mh-3 Di Kabupaten Bangkalan Analisis Daya Saing Jagung Hibrida Unggul Madura Mh-3 di Bangkalan.
Rahmi, P.P. 2017. Analisis Daya Saing dan Dampak Kebijakan Pemerintah terhadap Komoditas Teh (Studi Kasus: PTPN VIII Rancabali Afdeling Rancabali III). Jurnal Indonesia Membangun.
Salvatore. 1997. Ekonomi internasional. Erlangga. Jakarta.
Santoso, A. B., Nurdin, M., & Hidayah, I. (2020). Daya saing bawang merah di Provinsi Maluku dan upaya peningkatannya. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 25(3), 365-372.
Saragi, C. P., Aulia, M. R., Halawa, S. S., Sitohang, M., & Nainggolan, M. F. (2022). Analisis daya saing komoditas bawang merah di desa pangambatan kecamatan merek kabupaten karo p analysis of the competitiveness of shallots commodity in pangambatan village, brand district, karo regency. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 8(2), 993-1002.
Sarwono, S., & Pratama, W. (2014). Analisis daya saing kedelai Indonesia. JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan, 7(2).
Satryana, M. H., & Karmini, N. L. (2016). Analisis daya saing ekspor teh Indonesia ke pasar ASEAN Periode 2004-2013. E-jurnal ekonomi pembangunan universitas udayana, 5(5), 165172.
Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura. 2018. Statistik Produksi Hortikultura Tahun 2018. Statistik Produksi Hortikultura Tahun 2018:286. http://hortikultura pertanian.go.id/?p=1532.
Simatupang dan Sudaryanto, 1990. Pengembangan Agribisnis Suatu Catatan Kerangka Analisis dalam Prosiding Perspektif Pengembangan Agribisnis Indonesia. Pusat penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian Bogor.
Soekartawi, 1996. Ilmu Usahatani dan Penelitian untuk Pengembangan Petani Kecil. Penerbit Universitas Indonesia. Jakarta.
Soekartawi. 2002. Analisis Usahatani. Jakarta: Universitas Indonesia.
Subroto, d. C. (2024). Kelayakan usahatani bawang merah pada musim kemarau dan musim hujan di desa selopamioro kecamatan imogiri kabupaten bantul (doctoral dissertation, universitas muhammadiyah yogyakarta).
Suratiyah, Ken. 2008. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta.








